Pihak Puskesmas menekankan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam menyelesaikan tantangan tersebut. Oleh karena itu, Minilok turut menghadirkan perwakilan pemerintah desa untuk mendukung program kesehatan, terutama dalam penyediaan dukungan operasional bagi kader dan penguatan kegiatan posyandu. Pemerintah desa menyatakan siap mendukung Puskesmas, terutama dalam hal peningkatan penyuluhan kesehatan, penganggaran kegiatan posyandu, serta memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui dana desa.

Sesi berikutnya berfokus pada peningkatan koordinasi program KB, imunisasi, dan surveilans penyakit menular. Petugas Kesehatan Lingkungan (Kesling) memaparkan pentingnya perilaku hidup bersih, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengawasan kualitas air bersih yang menjadi salah satu faktor risiko penyakit diare yang masih ditemukan di beberapa desa.

Kegiatan mini lokakarya ditutup dengan penetapan rencana tindak lanjut (RTL) yang harus dilaksanakan dalam periode berikutnya. Beberapa poin penting yang disepakati antara lain:
1. Peningkatan edukasi gizi dan penguatan intervensi stunting melalui pendampingan ibu hamil dan ibu balita.
2. Optimalisasi posyandu dengan meningkatkan partisipasi warga dan dukungan pemerintah desa.
3. Peningkatan cakupan imunisasi dan pemeriksaan ibu hamil melalui kunjungan aktif tenaga kesehatan.
4. Penguatan surveilans penyakit menular dengan pelaporan cepat oleh bidan desa.
5. Pemantapan koordinasi lintas sektor, khususnya antara puskesmas, pemerintah desa, PLKB, dan kader.Melalui kegiatan mini lokakarya ini, UPTD Puskesmas Noebeba berharap seluruh tenaga kesehatan dapat semakin solid dalam memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan berkualitas. Kepala Puskesmas menegaskan bahwa tujuan besar dari minilok adalah memastikan masyarakat Noebeba mendapatkan layanan kesehatan yang merata dan bermutu, serta mendorong terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang semakin baik.

Mini lokakarya UPTD Puskesmas Noebeba kembali menjadi bukti bahwa kolaborasi dan evaluasi rutin adalah fondasi penting dalam membangun layanan kesehatan yang berkelanjutan di tingkat kecamatan. Dengan kerja sama semua pihak, berbagai tantangan kesehatan di Noebeba diharapkan dapat ditangani secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.