Fatukoko, FHN – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Institut Pendidikan Soe melaksanakan program unggulan bertajuk “Membangun Literasi Matematika, Baca Tulis dan Numerasi melalui Games Edukasi Berbasis Permainan Tradisional bagi Kelompok Belajar di Desa Fatukoko.” Program ini menjadi salah satu upaya inovatif dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak-anak melalui pendekatan belajar yang menyenangkan, kreatif, dan berbasis budaya lokal.

Kegiatan yang berlangsung selama dua bulan ini melibatkan anak-anak kelompok belajar di Desa Fatukoko dengan memanfaatkan berbagai permainan tradisional yang dikombinasikan dengan materi pembelajaran. Beberapa permainan edukatif yang digunakan antara lain Siki Doka, Gala Asing, Ular Tangga Literasi, Kartu Kuartet, dan Monopoli Edukasi.

Melalui permainan-permainan tersebut, anak-anak diajak untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, berhitung, berpikir logis, serta keterampilan bekerja sama dalam kelompok. Pendekatan ini terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sehingga anak-anak lebih antusias mengikuti kegiatan pembelajaran.

Ketua Tim KKN-T Desa Fatukoko, Dominikus Tasekeb, M.Pd, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan peningkatan literasi dan numerasi anak-anak desa melalui metode yang dekat dengan kehidupan mereka.

“Permainan tradisional memiliki nilai edukatif yang sangat besar. Ketika dikombinasikan dengan materi literasi dan numerasi, anak-anak dapat belajar sambil bermain sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan menyenangkan,” ujarnya.

Selain program literasi dan numerasi, mahasiswa KKN-T juga melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat lainnya, antara lain:

1. Penanaman anakan pohon sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan.
2. Pembersihan pasar desa setiap minggu untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
3. Gotong royong pembangunan Gereja Okfol bersama masyarakat setempat.
4. Keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan pendidikan, sosial, pemerintahan desa, dan kegiatan kerohanian.

Kepala Desa Fatukoko menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan mahasiswa KKN-T.

“Kami sangat berterima kasih dan merasa senang atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN-T selama dua bulan ini. Mereka tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pemerintah desa, pendidikan, dan kegiatan rohani. Kehadiran mereka membawa dampak positif dan semangat baru bagi masyarakat Desa Fatukoko,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kepala Desa berharap program-program yang telah dijalankan dapat terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang.

“Program-program yang dibawakan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut agar desa kami semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.

Senada dengan itu, salah satu tokoh masyarakat Desa Fatukoko menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa KKN-T memberikan banyak inovasi dan semangat baru bagi masyarakat.

“Kami melihat antusiasme dan tanggung jawab mahasiswa dalam menjalankan setiap program kerja. Program literasi dan numerasi memberikan dampak positif bagi anak-anak. Selain itu, mahasiswa juga aktif membantu pembangunan gereja, kegiatan pendidikan, dan berbagai aktivitas masyarakat,” tuturnya.

Antusiasme juga terlihat dari anak-anak peserta kegiatan. Mereka mengaku sangat senang dapat belajar sambil bermain bersama mahasiswa KKN-T.

“Kami senang karena bisa bermain dan belajar bersama kakak-kakak mahasiswa. Permainan yang paling menarik adalah Gala Asing karena kami bisa berlari dan menangkap teman sambil belajar perkalian,” ungkap salah satu peserta kegiatan.

Tim KKN-T Desa Fatukoko terdiri atas:

Ketua

– Dominikus Tasekeb, M.Pd

Anggota

– Yusak I. Bien, M.Pd
– Urni Babys, M.Pd
– Yabes Olbata, M.Pd
– Halani Felda Sunbanu, M.Pd
– Josina Selan, A.Md
– Simon Petrus Tasekeb

Kegiatan ini juga didukung oleh 12 mahasiswa KKN-T yang berasal dari lima program studi, yaitu Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Fisika.

Melalui berbagai program yang telah dilaksanakan, Tim KKN-T Desa Fatukoko berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan, kepedulian lingkungan, serta penguatan semangat gotong royong masyarakat. Program literasi dan numerasi berbasis permainan tradisional ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran yang berkelanjutan dan menginspirasi masyarakat dalam membangun generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.