FHN, SoE — Jemaat GMIT Petra SoE menjadi pusat perayaan kreativitas dan talenta generasi muda ketika Pameran Kreativitas Pemuda dan Festival Musik Pemuda Klasis SoE resmi digelar selama 3 hari dimulai pada tanggal 3 Desember sampai 5 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung meriah ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai jemaat di wilayah Klasis SoE serta disaksikan oleh jemaat, tokoh gereja, dan masyarakat umum yang antusias memenuhi area pelaksanaan.

Acara ini diselenggarakan oleh Badan Pengurus Pemuda Klasis SoE bekerja sama dengan Pemuda Jemaat GMIT Petra SoE sebagai tuan rumah. Dengan mengusung tema “Bersinar Dalam Kreativitas dan Harmoni Untuk Kemuliaan Yesus Kristus Tuhan Kita”, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberi ruang bagi kaum muda gereja dalam mengekspresikan kreativitas, bakat seni, serta kemampuan inovatif mereka di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Ketua Panitia, Daniel Y. Babys, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pameran dan festival musik ini bukan hanya acara seremonial, tetapi merupakan momentum penting untuk membangun semangat kreativitas dan kolaborasi antarpemuda. Ia menegaskan bahwa pemuda gereja harus memiliki wadah untuk berkarya, mengekspresikan diri, sekaligus mengembangkan potensi yang dapat menjadi berkat bagi gereja dan masyarakat.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemuda GMIT adalah generasi yang kreatif dan penuh potensi. Pameran dan festival ini menjadi ruang bagi mereka untuk bersuara melalui karya seni, musik, kerajinan tangan, dan berbagai bentuk kreativitas lainnya,” ujarmya.Pameran kreativitas yang digelar di halaman Gereja Petra SoE menampilkan beragam hasil karya pemuda, mulai dari kerajinan tangan, lukisan mural bertema iman dan sosial, produk UMKM kreatif, hingga hasil inovasi teknologi sederhana seperti lampu hemat energi dan miniatur bangunan. Setiap stan pameran dipenuhi pengunjung yang tak hanya melihat karya, tetapi juga berdiskusi dengan kreator muda tentang proses pembuatan dan ide di balik karya mereka.

Sementara itu, di ruang ibadah utama berlangsung Festival Musik Pemuda yang menampilkan puluhan tim vocal grup, live akustik, rap perform, live band rohani, paduan suara, hingga penampilan solo dari berbagai jemaat. Dentingan musik rohani kontemporer bercampur harmonis dengan pujian tradisional khas daerah, menciptakan suasana yang hidup dan penuh sukacita. Setiap penampilan disambut tepuk tangan meriah dari para penonton.

Ketua Klasis SoE, Pdt. Keitlyn Biaf-Radja, M.Th., dalam arahannya mengapresiasi tingginya antusiasme pemuda yang terlibat dalam kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa gereja harus terus memberi ruang dan kesempatan kepada pemuda untuk berkarya dan bertumbuh. Menurutnya, pemuda gereja bukan hanya penerus pelayanan, tetapi juga pelaku aktif dalam misi gereja pada masa kini.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.