“Pemuda bukan hanya masa depan gereja. Mereka adalah gereja hari ini. Kreativitas, talenta, dan semangat mereka harus didukung karena menjadi bagian dari kesaksian hidup bergereja,” tegas Pdt. Keitlyn disambut sorak dukungan pemuda yang hadir.Acara ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat dan pemerintah daerah yang memberikan dukungan moral bagi kegiatan positif yang melibatkan generasi muda. Perwakilan Pemerintah Kabupaten TTS menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini harus terus digalakkan agar pemuda tidak hanya aktif dalam dunia digital, tetapi juga mengasah kemampuan sosial, seni, dan spiritual.

Salah seorang peserta festival musik, mengungkapkan rasa bangganya dapat tampil mewakili jemaatnya. Ia menilai festival ini sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri pemuda serta memberikan ruang bagi mereka untuk berkolaborasi lintas jemaat.

“Kami merasa dihargai ketika diberi panggung seperti ini. Musik dan kreativitas adalah cara kami untuk menyampaikan pesan iman dan harapan,” ujarnya.

Acara dibuka dengan doa bersama. Panitia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan tentang kompetisi semata, melainkan tentang membangun jejaring, kolaborasi, dan memperkuat peran pemuda di tengah gereja.

Panitia kegiatan mengharapkan suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini dan Pameran Kreativitas Pemuda dan Festival Musik Pemuda Klasis SoE di Jemaat GMIT Petra SoE ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang mendorong semangat kreatif, solidaritas, dan pelayanan pemuda di seluruh wilayah Klasis SoE.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.