FHN, SoE — SMA Swasta Agape Nunusunu mengadakan Ujian Sekolah tahun ini dengan pendekatan inovatif berbasis portofolio karya tulis ilmiah.

Kegiatan yang dilaksanakan sejak awal April ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mendorong budaya literasi, kreativitas, dan kemandirian akademik di kalangan siswa kelas XII.

Berbeda dengan ujian konvensional, seluruh peserta ujian diwajibkan menyusun karya tulis ilmiah sebagai bentuk penilaian akhir. Portofolio yang dikumpulkan berisi hasil penelitian, esai analitis, serta laporan proyek yang telah dikerjakan siswa sepanjang semester. Tema karya tulis mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial budaya, hingga isu lingkungan.

Kepala SMA Swasta Agape Nunusunu, Kain Tallan, S.Pd, menyatakan bahwa metode ini dipilih untuk menilai kemampuan berpikir kritis dan keterampilan akademik siswa secara lebih menyeluruh.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.