Uang tersebut kemudian ia gunakan untuk membeli 6 lembar tripleks tebal 3 mili dan kayu. Plafon tersebut terpasang.
Kemudian, kontraktor menambahkan cat warna orange pada cat hijau yang sudah ada sebelum adanya bantuan rehab rumah tersebut.
Menurut Alfons, dirinya dijanjikan uang 7 juta rupiah untuk pekerjaan plafon. Namun baru diberikan 1 juta rupiah. Sisa uang sebesar 6 juta rupiah, sesuai perjanjian, kata Alfons, belum diberikan hingga saat ini.
Tak jauh dari rumah milik Alfons, tim wartawan kemudian diajak Yoseph ke rumah milik Herkulana Telik Klau. Pemilik rumah tidak berada di tempat. Informasi yang diperoleh dari Alfons Klau dan isterinya, pemilik rumah merantau ke luar daerah tetapi kunci rumah dititipkan pada Yoseph dan keluarga.
Menurut Alfons, pekerjaan yang dilakukan kontraktor di rumah tersebut hanyalah pemasangan 1 daun jendela terbuat dari tripleks. Selain itu, hanya penambahan cat orange pada dinding rumah utama yang sebelumnya sudah dicat hijau, serta cat hijau dan orange pada dinding dapur.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
