Salah satu penerima manfaat, Maria Benu, mengungkapkan rasa bahagianya ketika mendengar dirinya terdaftar sebagai penerima BSPS. Selama bertahun-tahun, ia bersama keluarganya tinggal di rumah berdinding anyaman bambu yang sudah lapuk. Saat musim hujan, air kerap merembes dari atap dan membuat kondisi rumah tidak nyaman. “Kami seperti bermimpi. Dengan bantuan ini, kami bisa tinggal di rumah yang lebih layak. Terima kasih kepada pemerintah dan terutama Pak Viktor yang sudah membantu,” tutur Maria dengan mata berkaca-kaca.
Pelaksanaan program ini juga melibatkan masyarakat lokal, terutama dalam kegiatan gotong-royong. Semangat kebersamaan terlihat jelas ketika para warga saling membantu mengangkut material, membangun pondasi, hingga memasang atap. Situasi ini sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial masyarakat Tubuhue yang selama ini dikenal masih menjunjung tinggi solidaritas antartetangga.Representasi dari Fraksi NasDem Kabupaten TTS yang hadir saat sosialisasi menyampaikan bahwa program BSPS melalui jalur Pokir merupakan bukti dari komitmen Viktor Bungtilu Laiskodat dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat NTT di tingkat nasional. Selain sektor perumahan, Viktor juga dikenal aktif mendorong pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di daerah-daerah terpencil. “Beliau ingin masyarakat desa merasakan dampak langsung dari program pemerintah, dan perumahan adalah kebutuhan utama,” jelasnya.
Meski demikian, beberapa warga berharap agar ke depan jumlah alokasi BSPS dapat diperluas mengingat masih banyak keluarga di Desa Tubuhue yang tinggal dalam rumah tidak layak huni. Mereka berharap pemerintah pusat maupun wakil rakyat terus memperjuangkan penambahan kuota untuk desa-desa di TTS yang masih membutuhkan perhatian.
Di sisi lain, TFL dan tim pelaksana program mengingatkan para penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan tersebut sesuai petunjuk teknis yang berlaku. Mereka menekankan pentingnya penggunaan material yang tepat, transparansi pembelian, dan pengawasan bersama agar seluruh unit rumah dapat selesai dengan hasil yang berkualitas. Hal ini penting karena keberhasilan BSPS bukan hanya dari jumlah rumah yang dibangun, tetapi dari kualitas bangunan yang benar-benar layak dan bertahan lama.
Program BSPS Pokir Viktor Bungtilu Laiskodat di Desa Tubuhue menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, legislatif, dan masyarakat desa. Dengan hadirnya 20 unit rumah BSPS ini, wajah Desa Tubuhue perlahan mulai berubah, membawa harapan baru bagi keluarga-keluarga yang selama ini hidup dengan berbagai keterbatasan. Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup penerima, tetapi juga menjadi stimulus bagi pembangunan desa secara keseluruhan.Seiring pekerjaan pembangunan yang terus berjalan, masyarakat Tubuhue kini menanti dengan penuh harap selesainya seluruh unit rumah agar dapat segera ditempati. Program ini menjadi bukti bahwa kerja nyata dan perhatian dari wakil rakyat mampu memberikan perubahan signifikan bagi kehidupan masyarakat di tingkat paling bawah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
